Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Hadiri Diskusi “Lejong” Bahas Pemenuhan Hak Sosial Ekonomi Penyandang Disabilitas

Lentang, Lelak – Dalam rangka mendorong pemenuhan hak sosial dan ekonomi bagi penyandang disabilitas dan keluarganya, Yayasan Ayo Indonesia menyelenggarakan kegiatan diskusi bertajuk “Lejong” di Desa Lentang, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini menjadi ruang dialog bersama antar pemangku kepentingan dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas di tingkat desa.
Dinas Sosial Kabupaten Manggarai hadir dalam kegiatan ini melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial. Dalam paparannya, Kabid Rehsos menyampaikan bahwa pemerintah sejak lama telah menjalankan program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas dan keluarga. Program tersebut mencakup dukungan bibit tanaman, alat pertanian, serta bantuan ternak.
“Namun, tantangan yang sering kami hadapi di lapangan adalah kurangnya konsistensi dari penerima manfaat dalam menjalankan program. Oleh karena itu, penting adanya koordinasi dan pendampingan agar penyandang disabilitas benar-benar bisa merasakan manfaat program tersebut,” ungkap Kabid Rehsos.
Ia menambahkan, “Pemerintah selalu hadir dalam setiap usaha keluarga penyandang disabilitas. Dinas Sosial Kabupaten Manggarai siap mendampingi dan berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan bahwa hak-hak dan kebutuhan mereka terpenuhi secara berkelanjutan”
Diskusi ini juga dihadiri oleh PSE Keuskupan Ruteng, keluarga penyandang disabilitas, Ketua Komunitas Disabilitas Desa (KDD) Paroki Ketang, serta perwakilan dari Koperasi Florette. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan dan potensi penguatan ekonomi keluarga disabilitas di pedesaan khsusnya pada sektor pertanian holtikultura.
Dalam kegiatan ini keluarga penyandang disabilitas didorong untuk aktif terlibat dalam kegiatan pertanian lokal dengan fokus pertanian hoktikultura karena potensi pasar yang menjanjikan dan interval waktu produksi tidak terlalu lama. Diharapkan dengan dukungan Pemda Kab. Manggarai, akses ke lembaga keuangan yang mudah dengan bantuan Koperasi Florete dan pendampingan intens dari Yayasan Ayo Indonesia penyandang disabilitas dan keluarganya dapat semakin giat berusaha dan pada gilirannya menjadi mandiri secara ekonomi
Author: Fransiskus X D Tarut


