Pengukuran Lokasi Sekolah Rakyat Dilakukan di Desa Iteng, Wujud Nyata Dukungan Pemda Manggarai terhadap Program Presiden Prabowo

Desa Iteng, Kecamatan Satarmese – Kamis, 24 Juli 2025
Guna mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat rentan miskin dan khususnya sangat miskin, Presiden Prabowo telah mencanangkan pembentukan sekolah rakyat. Menindaklanjuti perintah presiden tersebut, Pemda Kabupaten Manggarai telah menetapkan lokasi pembangunan sekolah rakyat di Desa Iteng, Kecamatan Satarmese.
Mendukung kebijakan tersebut, pada hari ini Kamis, 24 Juli 2025 sejumlah OPD, diantaranya : Dinas Sosial Kabupaten Manggarai dan kantor BPN/ATR Kabupaten Manggarai, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) bersama tim, perwakilan dari Dinas PUPR, Camat Satarmese, Kepala Sekolah SMPN 1 Satarmese, serta Kepala Desa Iteng.melakukan pengukuran lokasi pembangunan sekolah rakyat.
Kepala Dinas Sosial menyambut kegiatan ini dengan antusias, menyatakan bahwa pengukuran ini merupakan langkah penting dalam pelaksanaan program besar Presiden Prabowo yang bertujuan untuk membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga sangat miskin, terlantar, dan yatim piatu.
“Ini bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi langkah konkret untuk masa depan generasi yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal,” ujar Kadis Sosial saat meninjau lokasi.
Kepala BPN dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya akan mempercepat proses penerbitan sertifikat tanah guna mendukung kelancaran pembangunan. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada hambatan hukum atau administratif yang menghalangi percepatan pembangunan sekolah ini,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa dengan adanya legalitas lahan berupa sertifikat tanah yang sah, proses pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Manggarai diharapkan dapat segera dilaksanakan.
Pengukuran dilakukan dengan pengecekan langsung di lapangan, pengambilan titik koordinat, serta pemetaan teknis lokasi yang akan digunakan sebagai lahan Sekolah Rakyat. Dari hasil pengukuran riil di lokasi, lahan yang siap untuk membangun sekolah rakyat seluas 5,38 Ha. Luas ini telah melampaui syarat minimal pembangunan sekolah rakyat yang ditentukan oleh Kemensos.
Dinas Sosial kabupaten Manggarai sangat antusias mendukung percepatan proses pembangunan sekolah rakyat ini. Sebab dengan adanya Sekolah Rakyat di Desa Iteng, diharapkan anak-anak dari kelompok rentan yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan dapat mengakses pendidikan yang berkualitas secara mudah dan gratis.
Author: ISHAK RIVANDI AJORAMA


